LenteraIndonesiaNews.id - Ketapang, Kalimantan Barat | Jum'at, 26 Juni 2026
Ketapang — Keberadaan ratusan balok beton yang ditumpuk di kawasan Pantai Sungai Jawi, Kabupaten Ketapang, memunculkan pertanyaan dari masyarakat dan pemerintah desa setempat. Material yang disebut sebagai balok penahan abrasi itu dilaporkan terus berdatangan dalam beberapa waktu terakhir, sementara informasi resmi terkait kegiatan tersebut belum terlihat di lokasi.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, material tersebut diduga berkaitan dengan rencana pekerjaan penanganan abrasi di kawasan pesisir. Namun hingga saat ini, belum ditemukan papan informasi proyek yang memuat keterangan mengenai sumber pendanaan, instansi pelaksana, tujuan kegiatan, maupun dasar pelaksanaan pekerjaan.
Kepala Desa Sungai Jawi menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah desa belum menerima pemberitahuan maupun koordinasi resmi terkait keberadaan dan penempatan material tersebut.
“Sejauh ini kami belum menerima informasi mengenai rencana pembangunan penahan abrasi tersebut. Masyarakat juga mulai mempertanyakan tujuan penempatan material di lokasi itu,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa perangkat wilayah di tingkat dusun dan RT belum memperoleh penjelasan mengenai rencana kegiatan tersebut.
“Belum ada pihak yang datang melakukan koordinasi atau menyampaikan informasi kepada pemerintah desa,” tambahnya.
Kondisi tersebut menimbulkan perhatian dari masyarakat karena proyek yang berkaitan dengan wilayah pesisir umumnya membutuhkan keterbukaan informasi serta koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan warga terdampak.
Sejumlah warga berharap apabila kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan atau penanganan abrasi, pihak pelaksana dapat segera memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Selain aspek informasi publik, masyarakat juga menilai penting adanya penjelasan mengenai kajian teknis, kesesuaian tata ruang, serta mekanisme perizinan apabila kegiatan tersebut berkaitan dengan penataan kawasan pesisir.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak perusahaan yang disebut dalam laporan lapangan maupun dari instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang mengenai asal material, tujuan penempatan, dan status pelaksanaan kegiatan tersebut.
Media masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait guna memperoleh informasi yang lengkap dan berimbang.
Editor : Tim | Sumber : Warga | Penulis : Az

