LenteraIndonesiaNews.id--Ketapang--Senin, 15 Juni 2026, Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk mengenang peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Peristiwa bersejarah tersebut bukan hanya menjadi tonggak lahirnya kalender Hijriah, tetapi juga mengandung nilai perjuangan, pengorbanan, kesabaran, dan keteguhan dalam menegakkan ajaran Islam.
Peringatan 1 Muharram mengajak umat Islam untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan hidup yang telah dilalui. Pergantian tahun menjadi kesempatan untuk mengevaluasi amal ibadah, memperbaiki kesalahan, serta menyusun harapan dan tekad baru agar menjadi pribadi yang lebih baik di hadapan Allah SWT.
Makna hijrah pada masa kini tidak lagi sebatas perpindahan tempat, melainkan perubahan sikap dan perilaku menuju kebaikan. Hijrah menjadi simbol transformasi diri dari kebiasaan yang kurang baik menuju akhlak yang lebih mulia, dari kelalaian menuju ketaatan, serta dari perpecahan menuju persatuan dan persaudaraan.
Muharram juga termasuk salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh, seperti berpuasa sunnah, bersedekah, berdzikir, membaca Al-Qur'an, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan sejarah Islam, pemerintah menetapkan 1 Muharram sebagai hari libur nasional. Momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Semoga tahun yang baru membawa keberkahan, kedamaian, serta semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik bagi seluruh umat Islam.(Ardi)

